Monday, January 12, 2015

SEPUTAR PROGRAM JENESYS 2.0


Assalamuallaikum

Minna ~sama O genki desuka ?
Yosh , posting kali ini saya akan mencaritakan tentang sebuah program yang saya ikuti  diJepang pada tanggal 23 Juni -01 Juli  2014 nama programnya JENESYS 2.0  batch 8 tema nya itu yaitu  “Science and Technology . Peserta dari program ini terdiri dari 48 Mahasiswa dari perguruan tinggi seluruh Indonesia. Saya sendiri satu-satunya perwakilan dari Riau untuk mengikuti program ini saat itu. Sebelum cerita perjalanan saya disana yuk kita kenalan dulu dengan program JENESYS 2.0



SEPUTAR JENESYS
Program  JENESYS yang bertemakan “sciece and technology “ ini bekerja sama dengan Kementrian Riset dan Teknologi (KEMENRISTEK ) dimana KEMENRISTEK lah yang melakukan seleksi untuk para peserta."JENESYS2.0" adalah program pertukaran pemuda antara Jepang dan negara-negara Asia Pasifik oleh yayasan  JICE (Japan Internasional Cooperation Center ) yantg bekerja sama degan KEMENRISTEK. Menurut informasi yang saya  baca dari buku panduan peserta  JICE mempunyai   mempuyai 1080 staf ahli penerjemah yang meliputi 31 macam bahasa asing. ~Sugoii ne jadi disetiap Negara yang mengikuti program ini akan mempunyai penerjemah asli orang Jepang yang mengerti bahasa dan budaya Negara tersebut  Yang selanjutnya kami  sebut coordinator .
Program JENESYS ini bertujuan untuk meningkatkan arus pengunjung asing dan meningkatan potensi perhatian ke Jepang terhadap para pemuda. Selain itu kita disini juga akan diberi pemahaman  terhadap nilai gaya Jepang, brand-merek Jepang , kekuatan dan pesona Jepang melalui kunjungan- Kunjungan yang telah diatur oleh Staf JICE salama 9 malam 10 hari di Jepang. 
Dan kami diharapan untuk dapat menemukan sejumlah "penemuan" pada saat program berlangsung yang selanjutnya akan dipresentasikan dalam bentuk action plan.

Isi program

-Orientasi setelah tiba di Jepang   
 Pada saat program dimulai, akan diterangkan tentang maksud dan tujuan serta sasaran program ini, selain itu juga akan diperjelas peran yang diharapkan dari peserta, dengan tujuan dan harapan untuk dapat meningkatkan kesadaran peserta dalam memperoleh sejumlah "penemuan" pada saat program berlangsung. Selain itu juga akan dijelaskan secara terperinci tentang hal-hal yang perlu diperhatikan dalam kaitannya dengan pengelolaan keamanan dan manajemen kesehatan.jadi setelah sampai d Tokyo kita diberi orientasi dulu dari pihak JICE mengenai program disitu kita dijelaskan tujuan program dan apa agenda kita selama di Jepang.  
-Kunjungan ke perusahaan Jepang
salah satu agenda nya yaitu kunjungan ke perusahaan Jepang yang bertujuan sebagai publisitas tentang keunggul- an teknologi dan produk Jepang  Mempelajari teknologi dan jiwa "keahlian - manufaktur" Jepang dengan mengadakan kunjungan observasi pada perusahaan Jepang dan produk kebanggaan teknologi terkini di dunia. Tidak terbatas pada kunjungan ke perusahaan besar yang terdepan di dunia internasional, tetapi juga melakukan observasi ke perusahaan/usaha kecil dan menengah yang mempunyai pangsa pasar yang tinggi pada bidang khusus atau mengadakan observasi teknologi pengrajin di pabrik kecil di kota dll untuk memahami "kekuatan industri manufaktur di Jepang: akurasi kualitas" yang menjadi kekuatan dasar ekonomi Jepang.    Selain itu, juga menyentuh tentang hal-hal yang berkaitan dengan perkembangan pasar global di masa mendatang serta pengembangan produk yang berperan vital sebagai pemimpin pada era industri jasa, seperti IT dan media, pengembangan kota, distribusi dll, juga mempelajari tentang pengaplikasiannya pada fasilitas umum atau pada penelitian teknologi tingkatan tinggi yang dilakukan oleh universitas atau lembaga publik.pada saat kunjungan saya disana kami berkunjung ke pabrik kosmetik  
- Melakukan kunjungan kehormatan ke pemerintah daerah, kunjungan industri lokal, warisan dunia dan obyek pariwisata
 Atas dukungan dari pemerintah daerah, asosiasi pariwisata dan lembaga-lambaga pendidikan dll akan mengadakan kunjungan observasi pada obyek pariwisata, bangunan bersejarah, kesenian tradisional dan kerajinan, industri lokal dan produk lokal khusus yang tidak didapatkan di negara lain. kami berkunjung ke Tokyo Tower saat di Tokyo dan saat di Kumamoto kita ke Kumamoto casttle.
-Budaya tradisional dan subkultur Jepang  
 Dengan melalui aktivitas jalan santai di dalam kota pada setiap daerah kunjungan, aktivitas tukar pendapat dengan masyarakat setempat dan penggunaan transportasi umum, akan dapat menyaksikan dengan mata kepala sendiri bagaimana masyarakat Jepang sebenarnya pada zaman 6 sekarang, juga melakukan aktivitas budaya tradisional Jepang (kaligrafi, upacara minum teh, wadaiko - seni drum Jepang, seni bela diri, pakaian kimono dll) dan subkultur (fesyen, animasi, game dll). Dengan melakukan aktivitas tersebut diharapkan akan dapat memahami moralitas dan nilai pandangan orang Jepang dan juga kenyamanan serta keamanan masyarakat Jepang.
-Interaksi sekolah  
 Mengadakan kunjungan ke SLA, universitas atau sekolah dari generasi yang sama, dengan melalui aktivitas observasi pelajaran kelas, OSIS serta ekstrakurikuler diharapkan akan menyadari perbedaan satu dengan lainnya secara lebih dekat. Dan dengan melalui perbedaan tersebut, akan dapat terjalin persahabatan dalam hubungan interaksi dengan siswa yang segenerasi. 
-Homestay 
  Melakukan aktivitas homestay di keluarga angkat Jepang, dengan tujuan untuk memperdalam pemahaman tentang kehidupan dan nilai pandang orang Jepang. Selain itu, dengan berbagi ruang dan waktu sehari-hari bersama keluarga angkat Jepang, akan menimbulkan hubungan antar sesama yang melampaui batas negara, agama dan adat istiadat, serta akan pula menumbuhkan rasa saling percaya. 
-Workshop, presentasi akhir hasil workshop
 pada saat akhir program, diadakan workshop untuk merangkumkan segala pengetahuan dan penemuan yang diperoleh selama program berlangsung, lalu dikembangkan pada hasil kunjungan dan rencana tindakan setelah kembali ke negara asal atas inisiatif sendiri. Hasil workshop akan dipresentasikan di depan wakil dari KBRI Tokyo, Kementerian Luar Negeri Jepang dan pihak-pihak terkait yang hadir. Diharapkan program ini tidak semata-mata disimpulkan hanya sebagai kenangan pribadi belaka, akan tetapi menjadi pengalaman dan pengetahuan bersama antara sesama peserta dan akan dikembangkan pada pembinaan kesadaran dalam berperan sebagai jembatan penghu- bung Jepang dengan negara asal di masa mendatang.

Koordinator
 Yamada ~san dan Fukao~san
Dari hari awal kedatangan hingga hari akhir keberangkatan kami didampingi oleh Koordinator JICE yang tidak hanya fasih dalam translasi bahasa, tetapi juga benar-benar memahami tentang sosial & budaya, agama, adat istiadat Indonesia. Karena kami  dibagi menjadi 2 grup yaitu grup A dan Grup B maka tiap grup mendapatkan 1 orang coordinator.grup A di koordinasi oleh Fukao~san dan  Saya sendiri berada di grup B yang dikoordinasi oleh Yamada~san dan
Mereka berdua sangat ramah dan sepenuh hati untuk melayani peserta dari awal penjeputan di bandara sampai hari terakhir di Jepang .
Yamada ~san sebelah kanan dan Fukao ~san sebelah kiri

Perjalanan dan Akomodasi
Perjalanan dimulai dari daerah asal Pekanbaru ke Jakarta karena peserta berasal dari berbagai daerah di Indonesia  maka kami semua dikupulkan di bandara soekarno hatta Jakarta. Syukur banget JENESYS kali ini memberikan free tiket untuk peserta diluar Jakarta. Gak nanggung2 pake pesawaT Garuda Indonesia Guys.. Top deh  ini pertama kalinya buat saya naik salah satu maskapai terbaik di Indonesia  dan juga mengijak kan kaki di ibu kota.alhamdulillah makasi lagi buat kemenristek dan pihak lain yang terlibat untuk mengusahakan ini buat kami. Dan untuk Tiket pesawat penerbangan internasional ke Jepang, diatur oleh pihak JICE. Kami menggunakan maskapai Japan Airlines yang
Setalah berkumpul dan saling berkenalan kami berangkat dari Bandara Soekarno Hatta pada pukul 21:55 dan sampai NARITA airport pukul  07:25(24 June)  waktu setempat. Setelah 1 hari di Tokyo kami pindah ke kumamoto karena jarak Tokyo – Kumamoto cukup jauh maka kami melewati perjalanan udara lagi melalui Haneda airport kterbang ke Kumamoto.
Akomodasi selama di Jepang telah diatur oleh JICE dimana kami menginap selama 1 hari di HOTEL EAST 21 di Tokyo dan selanjutnya pindah kekumamoto menginap di Kumamoto Kotu Center Hotel , dan paling asik ada Homestay selama 2 hari di rumah penduduk asli Jepang untuk grup B untuk grup A 1 hari homestay 1 harinya lagi camp. Dari Kumamoto balik lagi ke Tokyo kami nginap 1 hari lagi di Tokyo di
Marroad International Hotel dekat dengan Narita airport untuk bersiap keesokan paginya untuk balik ke Indonesia. what a wonderful trip! Thks God ^^

TUJUH INDIKATOR KEBAHAGIAAN DI DUNIA



1. QOLBUN SYAKIRUN (hati yang selalu bersyukur).
Artinya selalu menerima apa adanya (qona'ah), sehingga tidak ada ambisi yang berlebihan, tidak ada stress, inilah nikmat bagi hati yang selalu bersyukur.(QS 13:28, 2:152, 16:18, 34:14, 55:13, 14:7)
2. AL-AZWAJU SHALIHAH (pasangan hidup yang sholeh).
Pasangan hidup yang sholeh akan menciptakan, suasana rumah dan keluarga yang sholeh pula (QS 51:49, 17:32, 24:32, 24:26)
3. AL-AULADUL ABRAR (anak yang sholeh/sholehah).
Do'a anak yang sholeh kepada orangtuanya dijamin dikabulkan Allah SWT, berbahagialah orangtua yang memiliki anak sholeh/sholehah (QS 17:23, 31:14, 46:15, 29:8, 25:74).
4. AL-BI'ATU ASSHOLIHAH (lingkungan yang kondusif untuk iman kita).
Rasulullah menganjurkan kita untuk selalu bergaul dengan orang² sholeh yang selalu mengajak kepada kebaikan dan mengingatkan bila kita salah (QS 4:69, 51:55, 26:214, 5:2).
5. AL-MALUL HALAL (harta yang halal).
Bukan banyaknya harta tapi halalnya harta yang dimiliki. Harta yang halal akan menjauhkan setan dari hati. Hati menjadi bersih, suci dan kokoh sehingga memberi ketenangan dalam hidup. Berbahagialah orang yang selalu dengan teliti menjaga kehalalan hartanya (QS 2:267, 43:36-37, 2:269, 2:155)
6. TAFAKUH FID-DIEN (semangat untuk memahami agama).
Dengan belajar ilmu agama, akan semakin cinta kepada agama dan semakin tinggi cintanya kepada Allah SWT dan Rasulnya. Cinta inilah yang akan memberi cahaya bagi hatinya (QS 45:20, 3:138, 5:16, 4:174, 2:269).
7. UMUR YANG BAROKAH
Artinya umur yang semakin tua semakin sholeh, setiap detiknya diisi dgn amal ibadah. Semakin tua semakin rindu untuk bertemu dengan Sang Pencipta. Inilah semangat hidup orang² yang barokah umurnya (QS 2:96, 35:37, 36:68, 225)