Assalamuallaikum
Minna ~sama
O genki desuka ?
Yosh ,
posting kali ini saya akan mencaritakan tentang sebuah program yang saya ikuti diJepang pada
tanggal 23 Juni -01 Juli 2014 nama programnya JENESYS 2.0 batch 8 tema nya itu yaitu “Science and Technology . Peserta dari
program ini terdiri dari 48 Mahasiswa dari perguruan tinggi seluruh Indonesia. Saya
sendiri satu-satunya perwakilan dari Riau untuk
mengikuti program ini saat itu. Sebelum cerita perjalanan saya disana yuk kita kenalan dulu dengan program JENESYS 2.0
SEPUTAR JENESYS
Program JENESYS yang bertemakan “sciece and
technology “ ini bekerja sama dengan Kementrian Riset dan Teknologi
(KEMENRISTEK ) dimana KEMENRISTEK lah yang melakukan seleksi untuk para
peserta."JENESYS2.0"
adalah program pertukaran pemuda antara Jepang dan negara-negara Asia Pasifik oleh
yayasan JICE (Japan Internasional Cooperation
Center ) yantg bekerja sama degan KEMENRISTEK. Menurut informasi yang saya baca dari buku panduan peserta JICE mempunyai mempuyai
1080 staf ahli penerjemah yang meliputi 31 macam bahasa asing. ~Sugoii ne jadi disetiap Negara yang
mengikuti program ini akan mempunyai penerjemah asli orang Jepang yang mengerti
bahasa dan budaya Negara tersebut Yang
selanjutnya kami sebut coordinator .
Program
JENESYS ini bertujuan untuk meningkatkan arus pengunjung asing dan meningkatan
potensi perhatian ke Jepang terhadap para pemuda. Selain itu kita disini juga
akan diberi pemahaman terhadap nilai gaya
Jepang, brand-merek Jepang , kekuatan dan pesona Jepang melalui kunjungan-
Kunjungan yang telah diatur oleh Staf JICE salama 9 malam 10 hari di Jepang.
Dan kami diharapan
untuk dapat menemukan sejumlah "penemuan" pada saat program
berlangsung yang selanjutnya akan dipresentasikan dalam bentuk action plan.
Isi program
-Orientasi setelah tiba di Jepang
Pada saat program dimulai, akan diterangkan
tentang maksud dan tujuan serta sasaran program ini, selain itu juga akan
diperjelas peran yang diharapkan dari peserta, dengan tujuan dan harapan untuk
dapat meningkatkan kesadaran peserta dalam memperoleh sejumlah
"penemuan" pada saat program berlangsung. Selain itu juga akan
dijelaskan secara terperinci tentang hal-hal yang perlu diperhatikan dalam
kaitannya dengan pengelolaan keamanan dan manajemen kesehatan.jadi setelah sampai d Tokyo kita diberi orientasi dulu dari pihak JICE mengenai program disitu kita dijelaskan tujuan program dan apa agenda kita selama di Jepang.
-Kunjungan ke perusahaan Jepang
salah satu agenda nya yaitu kunjungan ke perusahaan Jepang yang bertujuan sebagai publisitas tentang
keunggul- an teknologi dan produk Jepang Mempelajari teknologi dan jiwa "keahlian - manufaktur" Jepang
dengan mengadakan kunjungan observasi pada perusahaan Jepang dan produk
kebanggaan teknologi terkini di dunia. Tidak terbatas pada kunjungan ke perusahaan
besar yang terdepan di dunia internasional, tetapi juga melakukan observasi ke
perusahaan/usaha kecil dan menengah yang mempunyai pangsa pasar yang tinggi
pada bidang khusus atau mengadakan observasi teknologi pengrajin di pabrik
kecil di kota dll untuk memahami "kekuatan industri manufaktur di Jepang:
akurasi kualitas" yang menjadi kekuatan dasar ekonomi Jepang. Selain itu, juga menyentuh tentang hal-hal
yang berkaitan dengan perkembangan pasar global di masa mendatang serta
pengembangan produk yang berperan vital sebagai pemimpin pada era industri
jasa, seperti IT dan media, pengembangan kota, distribusi dll, juga mempelajari
tentang pengaplikasiannya pada fasilitas umum atau pada penelitian teknologi
tingkatan tinggi yang dilakukan oleh universitas atau lembaga publik.pada saat kunjungan saya disana kami berkunjung ke pabrik kosmetik
- Melakukan kunjungan kehormatan ke pemerintah daerah, kunjungan industri
lokal, warisan dunia dan obyek pariwisata
Atas dukungan dari pemerintah daerah, asosiasi
pariwisata dan lembaga-lambaga pendidikan dll akan mengadakan kunjungan
observasi pada obyek pariwisata, bangunan bersejarah, kesenian tradisional dan
kerajinan, industri lokal dan produk lokal khusus yang tidak didapatkan di
negara lain. kami berkunjung ke Tokyo Tower saat di Tokyo dan saat di Kumamoto kita ke Kumamoto casttle.
Dengan melalui aktivitas jalan santai di dalam
kota pada setiap daerah kunjungan, aktivitas tukar pendapat dengan masyarakat
setempat dan penggunaan transportasi umum, akan dapat menyaksikan dengan mata
kepala sendiri bagaimana masyarakat Jepang sebenarnya pada zaman 6 sekarang,
juga melakukan aktivitas budaya tradisional Jepang (kaligrafi, upacara minum
teh, wadaiko - seni drum Jepang, seni bela diri, pakaian kimono dll) dan
subkultur (fesyen, animasi, game dll). Dengan melakukan aktivitas tersebut
diharapkan akan dapat memahami moralitas dan nilai pandangan orang Jepang dan
juga kenyamanan serta keamanan masyarakat Jepang.
-Interaksi
sekolah
Mengadakan kunjungan ke SLA, universitas atau
sekolah dari generasi yang sama, dengan melalui aktivitas observasi pelajaran
kelas, OSIS serta ekstrakurikuler diharapkan akan menyadari perbedaan satu
dengan lainnya secara lebih dekat. Dan dengan melalui perbedaan tersebut, akan
dapat terjalin persahabatan dalam hubungan interaksi dengan siswa yang
segenerasi.
-Homestay
Melakukan aktivitas homestay di keluarga angkat Jepang, dengan tujuan
untuk memperdalam pemahaman tentang kehidupan dan nilai pandang orang Jepang.
Selain itu, dengan berbagi ruang dan waktu sehari-hari bersama keluarga angkat
Jepang, akan menimbulkan hubungan antar sesama yang melampaui batas negara,
agama dan adat istiadat, serta akan pula menumbuhkan rasa saling percaya.
-Workshop, presentasi akhir hasil workshop
pada saat akhir program, diadakan workshop untuk
merangkumkan segala pengetahuan dan penemuan yang diperoleh selama program
berlangsung, lalu dikembangkan pada hasil kunjungan dan rencana tindakan
setelah kembali ke negara asal atas inisiatif sendiri. Hasil workshop akan
dipresentasikan di depan wakil dari KBRI Tokyo, Kementerian Luar Negeri Jepang
dan pihak-pihak terkait yang hadir. Diharapkan program ini tidak semata-mata
disimpulkan hanya sebagai kenangan pribadi belaka, akan tetapi menjadi
pengalaman dan pengetahuan bersama antara sesama peserta dan akan dikembangkan
pada pembinaan kesadaran dalam berperan sebagai jembatan penghu- bung Jepang
dengan negara asal di masa mendatang.
Koordinator
Yamada ~san dan Fukao~san
Dari hari awal kedatangan hingga hari akhir keberangkatan kami didampingi oleh Koordinator JICE yang tidak hanya fasih dalam translasi bahasa, tetapi juga benar-benar memahami tentang sosial & budaya, agama, adat istiadat Indonesia. Karena kami dibagi menjadi 2 grup yaitu grup A dan Grup B maka tiap grup mendapatkan 1 orang coordinator.grup A di koordinasi oleh Fukao~san dan Saya sendiri berada di grup B yang dikoordinasi oleh Yamada~san dan
Dari hari awal kedatangan hingga hari akhir keberangkatan kami didampingi oleh Koordinator JICE yang tidak hanya fasih dalam translasi bahasa, tetapi juga benar-benar memahami tentang sosial & budaya, agama, adat istiadat Indonesia. Karena kami dibagi menjadi 2 grup yaitu grup A dan Grup B maka tiap grup mendapatkan 1 orang coordinator.grup A di koordinasi oleh Fukao~san dan Saya sendiri berada di grup B yang dikoordinasi oleh Yamada~san dan
Mereka
berdua sangat ramah dan sepenuh hati untuk melayani peserta dari awal
penjeputan di bandara sampai hari terakhir di Jepang .
Yamada ~san
sebelah kanan dan Fukao ~san sebelah kiri
Perjalanan dan Akomodasi
Perjalanan
dimulai dari daerah asal Pekanbaru ke Jakarta karena peserta berasal dari
berbagai daerah di Indonesia maka kami
semua dikupulkan di bandara soekarno hatta Jakarta. Syukur banget JENESYS kali
ini memberikan free tiket untuk
peserta diluar Jakarta. Gak nanggung2 pake pesawaT Garuda Indonesia Guys.. Top
deh ini pertama kalinya buat saya naik
salah satu maskapai terbaik di Indonesia
dan juga mengijak kan kaki di ibu kota.alhamdulillah makasi lagi buat
kemenristek dan pihak lain yang terlibat untuk mengusahakan ini buat kami. Dan
untuk Tiket pesawat penerbangan internasional ke Jepang, diatur oleh pihak JICE.
Kami menggunakan maskapai Japan Airlines yang
Setalah
berkumpul dan saling berkenalan kami berangkat dari Bandara Soekarno Hatta pada
pukul 21:55 dan sampai NARITA airport pukul
07:25(24 June) waktu setempat.
Setelah 1 hari di Tokyo kami pindah ke kumamoto karena jarak Tokyo – Kumamoto
cukup jauh maka kami melewati perjalanan udara lagi melalui Haneda airport
kterbang ke Kumamoto.
Akomodasi
selama di Jepang telah diatur oleh JICE dimana kami menginap selama 1 hari di
HOTEL EAST 21 di Tokyo dan selanjutnya pindah kekumamoto menginap di Kumamoto
Kotu Center Hotel , dan paling asik ada Homestay selama 2 hari di rumah
penduduk asli Jepang untuk grup B untuk grup A 1 hari homestay 1 harinya lagi
camp. Dari Kumamoto balik lagi ke Tokyo kami nginap 1 hari lagi di Tokyo di


No comments:
Post a Comment